‘TRAIN TO BUSAN’ & ‘THE WAILING’ Tembus Asian Film Awards 2017

83 Viewed admin5 0 respond
'TRAIN TO BUSAN' & 'THE WAILING' Tembus Asian Film Awards 2017

infokuberita.com – ‘TRAIN TO BUSAN’ & ‘THE WAILING’ Tembus Asian Film Awards 2017 – Mana yang lebih kalian sukai, film thriller zombie atau film horor? Kalau kamu suka film-film Asia, khususnya film Korea, pastinya kalian nggak mau melewatkan dua masterpiece yang sangat populer tahun lalu. Ada zombie thriller TRAIN TO BUSAN dan juga horor THE WAILING

Dua-duanya sukses bertengger di box office Korea Selatan dan masuk dalam beragam penghargaan film bergengsi di antaranya adalah Asian Film Awards 2017 yang baru digelar 21 Maret lalu. THE WAILING, yang mendapatkan rate 99% di Rotten Tomatoes, masuk dalam 4 nominasi dan hanya mampu menyabet 1 piala yaitu Best Director yang jatuh kepada Na Hong-jin. Film yang punya judul Korea GOK-SUN ini sukses mendapatkan US$ 786.633 atau setara dengan Rp 10,4 M di Korea Selatan saja.

Sedangkan, TRAIN TO BUSAN masuk dalam 5 nominasi namun sayang tak berhasil mendapatkan satu piala pun. Namun dibandingkan dengan THE WAILING, TTB mampu mendapatkan Rp 1,1 triliun karena diputar di beberapa negara di penjuru dunia. Perbandingan yang sangat mencolok ya? Thank to Gong Yoo yang menjadi nominee di kategori Best Actor AFA 2017. Berapa rate TTB di Rotten Tomatoes? Hanya berbeda tipis dari THE WAILING yaitu 96%.

'TRAIN TO BUSAN' & 'THE WAILING' Tembus Asian Film Awards 2017

‘TRAIN TO BUSAN’ & ‘THE WAILING’ Tembus Asian Film Awards 2017

Apa sih yang membuat kedua film ini begitu laris dan berkesan? Tentu saja jalan cerita yang disajikan kedua sutradara berbakat ini. TTB disutradarai oleh Yeon Sang-ho yang biasanya menggarap film animasi. Bisa dibilang, TTB adalah proyek film action pertama baginya dan langsung meledak.

Single content advertisement top

Dari segi cerita, kisah yang ditampilkan dalam TTB termasuk standar, jika kalian adalah pecinta film-film zombie. Jangan berharap terlalu lebih dengan kemunculan scene-scene action seperti yang ada dalam serial The Walking Dead atau film WORLD WAR Z, bahkan I’M LEGEND. TTB sama sekali jauh dari adegan peluru berdesing menembus tubuh zombie hingga terkoyak menjadi bentuk mengerikan. Tapi, justru hal tersebut membuat film ini sangat masuk akal.

Bayangkan jika kalian sedang dalam perjalanan menuju sebuah tempat dan outbreak itu dimulai di dalam gerbong. Sempatkah kalian berpikir untuk mencari senjata tajam atau senjata api? Pastinya kalian akan melakukan hal-hal manusiawi yang dilakukan oleh para bintang di TTB.

Ceritanya hanya berkutat pada aksi heroik beberapa karakter, meski dibumbui drama yang bakal bikin kamu sebal. Scene per scenenya memang bikin deg-degan, tapi tidak terlalu intens. Serba nanggung. Jarang ada adegan yang bikin kalian sampai harus sembunyi di balik bantal saking nggak sanggupnya memikirkan apa yang akan terjadi.

Mau tak mau, kita harus mengakui jika film Korea memang jagonya drama. Lelah. Mungkin jadi satu kata yang pas diungkapkan ketika menonton film yang juga dibintangi oleh Ma Dong-seok, nominee Best Supporting Actor AFA 2017. Belum selesai satu perkara yang bikin jantung lemah, kita akan terus menerus dikejutkan dengan adegan lain yang tak kalah mengejutkan.

Hal yang sama juga ditampilkan Na Hong-jin dalam horor THE WAILING. Atas karyanya ini, tak heran jika dirinya langsung diganjar sebagai Best Director di AFA 2017. Kalau kalian belum nonton, sempatkan diri untuk menikmati karya yang asli bikin kalian ngeri tapi juga puyeng.

Ini adalah salah satu film horor yang ingin kalian tonton. Jangankan ending, untuk menentukan siapa yang antagonis dan protagonis, siapa yang benar dan salah saja, kalian dijamin akan kerepotan.

'TRAIN TO BUSAN' & 'THE WAILING' Tembus Asian Film Awards 2017

‘TRAIN TO BUSAN’ & ‘THE WAILING’ Tembus Asian Film Awards 2017

Na Hong-jin menggiring penontonnya ke area abu-abu sejak menit awal. Menit-menit awal yang membosankan itu pun terbayar dengan ‘kepuyengan’ memahami apa maksud cerita yang disampaikan dalam THE WAILING.

Namun, kesamaan keduanya adalah manusiawi. Ya, baik TTB ataupun THE WAILING menghadirkan sisi manusiawi dalam sebuah film. Seperti yang disampaikan di atas, TTB menampilkan kisah wajar dalam sebuah outbreak zombie yang terjadi. Serangan tersebut membuat orang-orang bingung dan resah sehingga banyak orang tak tahu apa keputusan yang harus diambil di tengah-tengah konflik. Sangat manusiawi, mengingat kita tak akan dengan mudah menemukan beragam senjata untuk menghancurkan zombie. Jangankan menghancurkan, kita tentunya perlu waktu untuk mengetahui kelemahan mereka kan?

Begitu juga THE WAILING. Kita tidak serta merta dibawa dalam konflik supranatural yang jelas. Na Hong-jin masih terus memutar nalar kita untuk memahami beragam clue yang ia letakkan di sepanjang durasi film. Ia membuat karakter utamanya semanusiawi mungkin yang masih bisa tersilap. Membuat kita seolah membantunya menemukan kepingan demi kepingan kasus misterius yang terjadi di desanya.

Menarik melihat dua orang sutradara dan penulisnya merangkai adegan demi adegan, plot demi plot, untuk menghasilkan masterpiece ini. Buat kalian yang belum nonton, sempatkan waktu untuk menonton, meski hasil akhir alias impression akan berbeda setiap orang. Happy watching!

sumber : KapanLagi 

berita terkait : Batman dan Aquaman Bangkit Di Teaser Trailer Terbaru ‘Justice League’

berita Film , THE WAILING , Na Hong-jin , Ma Dong-seok , Best Supporting Actor AFA 2017 , WORLD WAR Z , The Walking Dead , THE WAILING, TTB , Korea GOK-SUN ,  zombie thriller TRAIN TO BUSAN dan juga horor THE WAILING. 

Don't miss the stories followPortal Berita & Gosip Terbaru and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in
Batman dan Aquaman Bangkit Di Teaser Trailer Terbaru ‘Justice League’

Batman dan Aquaman Bangkit Di Teaser Trailer Terbaru ‘Justice League’

Remake Film ‘Death Note’ Luncurkan Trailer Keren, Tayang 25 Agustus!

Remake Film ‘Death Note’ Luncurkan Trailer Keren, Tayang 25 Agustus!

Related posts
Your comment?
Leave a Reply