Ramai Saldo E-Toll Tak Bertambah Saat Diisi, Ini Kata Jasa Marga

24 Viewed admin3 0 respond
E-Toll
E-Toll

infokuberitaRamai Saldo E-Toll Tak Bertambah Saat Diisi, Ini Kata Jasa Marga – Media sosial ramai membahas curhat perempuan yang mengeluh karena saldo di E-Toll Card-nya tidak bertambah walaupun sudah diisi ulang. ia mengaku mengisi Rp 200.000 di Gerbang Tol (GT) Pondok Ranji. Ia merasa ditipu.Pihak PT Jasa Marga menanggapi bahwa petugas pengumpul tol tidak pernah melakukan penipuan. Adapun masalah saldo yang dianggap tidak masuk disebabkan si pengguna jalan tol menggunakan dua kartu.

“Hari ini, Jumat, (4/8) pukul 16.30 WIB, perwakilan Jasa Marga telah menemui Saudara Yohan (pengguna) untuk menjelaskan bahwa dari rekaman CCTV dan dokumen histori transaksi yang ada di sistem, dapat kami tegaskan petugas Pultol Jasa Marga telah melakukan top up(pengisian) sesuai prosedur serta E-Toll Card yang di top up di GT Pondok Ranji dan E-Toll Card yang dikomplain oleh pengguna jalan merupakan dua kartu yang berbeda,” kata Corporate Communication Jasa Marga Dwimawan Heru dalam keterangannya, Jumat (4/8/2017).

Heru menjelaskan, saat melakukan top up di GT Pondok Ranji sebesar Rp 200.000, Yohan menggunakan nomor kartu 6032.9810.1440.8280. Saldo yang awalnya berisi Rp 3.400 menjadi Rp 203.400.

“Sesuai tarif yang berlaku di ruas tersebut, yaitu sebesar Rp 12.500, sehingga sisa saldo di E-Toll Card tersebut menjadi Rp 190.900. Kartu yang telah diisi ulang dan ditransaksikan serta struk diserahkan petugas Pultol kami kepada Saudara Yohan,” kata Heru.

Single content advertisement top

Selanjutnya, Yohan kembali ke GT Pondok Ranji untuk mengeluhkan saldo E-Toll Card-nya tidak bertambah. Dia menunjukkan bukti sisa saldo dalam E-Toll Card sebesar Rp 29.200.

“Berdasarkan hasil penelusuran di sistem transaksi, nomor kartu E-Toll Card yang diklaim oleh pengguna jalan berbeda dengan nomor E-Toll Card yang sebelumnya di-top up,” kata Heru.

Kartu E-Toll Card kedua milik Yohan bernomor 6032.9810.3193.1561 digunakan untuk transaksi di GT Meruya sebesar 9.500. Setelah transaksi, kartu tersebut tersisa Rp 32.200.

“Artinya, saldo awal kartu tersebut sebelum transaksi adalah Rp 41.700. Setelah itu, pengguna jalan tol kembali melakukan tapping kartu yang sama di GT Pondok Ranji, sehingga saldo berkurang kembali menjadi Rp 29.200,” ucap Heru.

Sebelumnya, tersebar pesan tentang curhat merasa di tipu saat mengisi saldo E-Toll Card di GT Pondok Ranji. Isi pesan tersebut adalah mengajak pengguna jalan tol berhati-hati saat mengisi atau top up E-Toll Card di gerbang tol karena rawan penipuan.

sumber: detik

kartu e-toll,pondok ranji,komplain

Don't miss the stories followPortal Berita & Gosip Terbaru and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Taiwan China Indonesia

Taiwan Protes Indonesia Atas Deportasi Warganya ke China

Panglima TNI: Kalau Ada yang Mau Mengubah Pancasila, Itu Sudah Disusupi!

Panglima TNI: Kalau Ada yang Mau Mengubah Pancasila, Itu Sudah Disusupi!

Related posts
Your comment?
Leave a Reply