Pemkot Bogor Terbitkan Surat Penarikan Mi Korea Mengandung Babi

32 Viewed admin5 0 respond
Pemkot Bogor Terbitkan Surat Penarikan Mi Korea Mengandung Babi
Pemkot Bogor Terbitkan Surat Penarikan Mi Korea Mengandung Babi

infokuberita.com – Pemkot Bogor Terbitkan Surat Penarikan Mi Korea Mengandung Babi – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Bogor, Jawa Barat, menerbitkan surat edaran penarikan produk mi instan asal Korea yang mengandung babi. Langkah ini menyusul diterbitkannya surat pemberitahuan dari Badan pengawasan obat dan makanan (BPOM) Indonesia pada 19 Juni kemarin.

“Setelah menerima pemberitahuan dari BPOM, kami langsung menyebarkan surat edaran agar produk mie dari Korea ditarik dari peredaran,” kata Kepala Disperindag Kota Bogor, Achsin Prasetyo, Rabu (21/6/2017).

Single content advertisement top

Surat edaran tersebut ditujukan kepada semua supermarket, toko dan toserba yang menjual produk mi instan merek Samyang, Nongshim dan Ottogi.

“Setelah surat ini diedarkan, mie tersebut tidak boleh dipasarkan lagi,” ujar Achsin.

Jika ada yang masih menjual mi instan tersebut, pihaknya tidak akan segan memberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku. “Tapi kami yakin setelah surat ini beredar, peritel, toko akan menarik dari peredarannya,” kata dia.

Pemkot Bogor Terbitkan Surat Penarikan Mi Korea Mengandung Babi

Pemkot Bogor Terbitkan Surat Penarikan Mi Korea Mengandung Babi

BPOM menemukan sejumlah mi instan asal Korea mengandung unsur babi seperti merek Samyang (dua varian), Nongshim, dan Ottogi.

BPOM telah melakukan pengambilan sampel dan pengujian terhadap beberapa produk mie instan asal Korea yang diimpor oleh PT Koin Bumi tersebut. Dari beberapa produk yang telah diuji terhadap parameter DNA spesifik babi, beberapa produk tersebut menunjukkan positif terdeteksi mengandung DNA babi.

Produk tersebut di antaranya, Samyang varian Mie Instan U-Dong dengan nomor izin BPOM RI ML 231509497014 yang diimpor PT Koin Bumi. Kemudian, Nongshim mi instan shim ramyun black, Samyang mi instan rasa kimci dan Ottogi mie instan yeul ramen.

Tak hanya itu, BPOM juga tidak menemukan pangan olahan yang mengandung babi itu mencatumkan tanda khusus berupa tulisan ‘Mengandung Babi‘ dan gambar babi berwarna merah dalam kotak berwarna merah di atas dasar warna putih.

sumber : Liputan6

berita terkait : Selama Ramadan 2017, Ratusan Preman Ditahan Polda Metro Jaya

berita dalam negri , Mengandung Babi , Nongshim mi instan shim ramyun black, Samyang mi instan rasa kimci dan Ottogi mie instan yeul ramen , BPOM RI ML 231509497014 , PT Koin Bumi , Korea mengandung unsur babi , Perdagangan Kota Bogor, Jawa Barat, produk mi instan asal Korea yang mengandung babi

Don't miss the stories followPortal Berita & Gosip Terbaru and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.

Selama Ramadan 2017, Ratusan Preman Ditahan Polda Metro Jaya

Kasasi Ditolak, Pengacara Jessica Wongso Pertimbangkan Ajukan PK

Related posts
Your comment?
Leave a Reply