Omzet Pabrik Obat-obatan Ilegal di Tangerang Capai Miliaran

147 Viewed admin3 0 respond
Omzet Pabrik Obat-obatan Ilegal di Tangerang Capai Miliaran
Omzet Pabrik Obat-obatan Ilegal di Tangerang Capai Miliaran

infokuberita.com – Direktorat IV Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menggerebek pabrik obat-obatan ilegal di pergudangan Surya Jaya di Balaraja, Kabupaten Tangerang. Selama satu tahun beroperasi, omzet pabrik tersebut mencapai miliaran rupiah.
“Omsetnya mencapai miliaran rupiah dan distribusinya tidak hanya di wilayah Tangerang tapi sudah ke luar Jawa,” ujar Direktur IV Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Darma Pongrekun kepada detikcom, Selasa (21/6/2016).

Di Tangerang, pabrik tersebut beroperasi selama satu bulan. “Sebelumnya sudah satu tahun beroperasi di Semarang kemudian pindah ke sini dan rencananya mau bikin yang lebih besar lagi,” imbuhnya.

Single content advertisement top
Omzet Pabrik Obat-obatan Ilegal di Tangerang Capai Miliaran

Omzet Pabrik Obat-obatan Ilegal di Tangerang Capai Miliaran

Sementara obat-obatan ilegal tersebut sudah dipasarkan ke wilayah Kalimantan, Jawa dan Sulawesi. Obat-obatan tersebut di antaranya obat penghilang rasa sakit, obat penenang dan obat kuat.

“Untuk bahan-bahannya diimpor dari China, kemudian diracik di sini lalu dikemas dan distribusikan ke beberapa toko obat yang tidak resmi. Tetapi tidak menutup kemungkinan dia mengedarkan ke toko resmi juga,” paparnya.

Kemasan obat-obatan yang diproduksi di perusahaan milik tersangka RD ini memang sangat mirip dengan yang asli.

“Untuk membedakannya agak sulit memang. Tetapi kami imbau kepada masyarakat kalau mau beli obat di toko obat resmi atau dengan resep dokter,” pungkasnya.

sumber: detik

artikel terkait: Insiden Wings Air ‘Kepagian’ dan Pertanyaan Warungnya Sudah Buka Mas?

berita dalam negeri, berita indonesia, berita nasional

Don't miss the stories followPortal Berita & Gosip Terbaru and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Galang Dana untuk Perbaikan Masjid, WNI di Australia Sumbang Rp 3 M

Galang Dana untuk Perbaikan Masjid, WNI di Australia Sumbang Rp 3 M

2 Hari Jelang Referendum Keanggotaan Uni Eropa, Publik Inggris Terbelah

2 Hari Jelang Referendum Keanggotaan Uni Eropa, Publik Inggris Terbelah

Related posts
Your comment?
Leave a Reply