Masalah Pengungsi Rohingya, HTI: Masa Depan Mereka Harus Dipikirkan

181 Viewed admin3 0 respond
Masalah Pengungsi Rohingya, HTI: Masa Depan Mereka Harus Dipikirkan
Masalah Pengungsi Rohingya, HTI: Masa Depan Mereka Harus Dipikirkan

Masalah Pengungsi Rohingya, HTI: Masa Depan Mereka Harus Dipikirkan

Masalah Pengungsi Rohingya, HTI: Masa Depan Mereka Harus Dipikirkan

Masalah Pengungsi Rohingya, HTI: Masa Depan Mereka Harus Dipikirkan

Infokuberita.com – Ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) mengapresiasi Pemerintah Indonesia yang telah bertindak atas persoalan pengungsi Rohingya yang mendarat di wilayah Indonesia. Namun, masa depan para pengungsi juga dinilai harus dipikirkan.

‎”HTI memandang ada tiga masalah yang dalam kaitannya dengan pengungsi Rohingya. Pertama soal pengungsi itu sendiri, kemudian yang kedua masa depan mereka, dan yang ketiga adalah sikap Birma terhadap penduduk Rohingya,” kata Juru bicara HTI Muhammad Ismail Yusanto.

Single content advertisement top

Ismail menyampaikan ini kepada wartawan di sela acara Rapat dan Pawai Akbar HTI yang digelar di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (30/5/2015). Acara yang bertema ‘Bersama Umat Tegakkan Khilafah’ yang diikuti sekitar seratusan ribu massa HTI seluruh Indonesia.

Ismail menjelaskan, HTI menilai langkah Pemerintah Indonesia yang turun langsung ke lokasi melalui Kementerian Sosial dan lainnya merupakah langkah yang baik. Selain itu, berbagai ormas juga turun membantu pengungsi di penampungan.

‎”Tapi itu tidak cukup, karena harus memikirkan masa depan mereka, kalau betul pemerintah itu memberikan waktu satu tahun, bagaimana nasib mereka setelahnya,” ujarnya.

Menurut Ismail, Indonesia telah memiliki pengalaman saat menampung pengungsi Vietnam beberapa tahun lalu. Saat itu Indonesia menempatkan para pengungsi di Pulau Galang.

“Mungkin pengalaman kita memberikan tempat kepada pengungsi Vietnam di pulau galang, itu bisa dilanjutkan atau ditiru,” ucapnya.

Lalu yang ketiga menurut Ismail adalah persoalan Pemerintah Burma itu sendiri agar mengambil langkah menyelamatkan pengungsi dan warganya. ‎”Nah ini yang harus ditekan ramai-ramai oleh negara-negara Asean khususnya negeri muslim,” ujarnya.

Ismail juga mengutuk keras sikap Pemimpin Oposisi Myanmar Aun San Suu Kyi karena hingga kini masih diam atas permasalahan Rohingya dan pengungsinya. HTI menyesalkan bersikap Aun yang seolah-olah tidak terjadi permasalahan apa-apa di wilayah tersebut.

“Aun San ini harus dikutuk ini, dia pemenang hadiah Nobel, tapi‎ ini hari satu kata pun tidak keluar dari mulut dia soal Rohingya, tidak ada. Jadi seolah-olah tidak ada masalah, padahal di sana ada ribuan orang dibunuh, terombang-ambing dilautan, tapi satu katapun tidak keluar,” kata Ismail.

Padahal lanjut Ismail, Aun San merupakan pemenang hadiah Nobel. Menurutnya, gelar pemenang hadiah Nobel yang diraih Aun San harus dicabut.

“Padahal dia pemenang Nobel perdamaian. Ini apaan ini orang kayak begini, hadiah Nobel itu banyak orang mengusulkan cabut itu,” pungkasnya.

sumber: detik

berita dalam negeri, berita, rohingnya, kerusuhan myanmar, pengungsi rohingya

Don't miss the stories followPortal Berita & Gosip Terbaru and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
pengemis-terkaya-di-dunia

Pengemis Terkaya Di Dunia

jelang-puasa-harga-sembako-melambung

Jelang Puasa Harga Sembako Melambung

Related posts
Your comment?
Leave a Reply