Mari Deteksi Penyakit Sifilis

597 Viewed admin4 0 respond
mari-deteksi-penyakit-sifilis
mari-deteksi-penyakit-sifilis

Infokuberita.com –¬†Sifilis merupakan salah satu jenis infeksi penyakit menular seksual akibat kehadiran bakteri yang disebut Treponemapallidum. Sifilis dapat dideteksi dari adanya luka kecil tanpa rasa sakit di organ kelamin, anus atau bahkan di dalam rongga mulut. Luka kecil ini disebut sebagai chancre dan seringkali tidak terlihat, sehingga sifilis pun terjadi selama bertahun-tahun tanpa disadari. Bila tidak segera diobati, sifilis dapat mengakibatkan kerusakan pada organ-organ tubuh seperti jantung dan otak.

Penularan sifilis terjadi ketika ada interaksi seksual, baik seks biasa maupun seks oral. Sifilis tidak dapat menulari orang lain melalui penggunaan barang-barang bersama atau pertukaran air liur.

Berikut ini beberapa tahapan infeksi sifilis, yaitu:

1. Sifilis primer
Sifilis primer, terjadi sesaat setelah infeksi bakteri. Diawali dengan luka chancre yang dapat muncul pada kelamin atau di dalam mulut, -tegantung pada di mana pertama kali bakteri memasuki tubuh. Biasanya, chancre akan muncul sekitar tiga minggu setelah infeksi terjadi dan akan tetap ada hingga dua sampai enam minggu kemudian.

2. Sifilis sekunder
Sifilis sekunder merupakan tahapan kedua dari penyakit ini. Penderita sifilis mungkin mulai mengalami ruam di kulit dan rasa sakit di tenggorokan.Ruamini tidak terasa gatal dan kebanyakan akan muncul di area telapak tangan dan telapak kaki. Biasanya, ruam ini tidak disadari kemunculannya. Selain ruam, penderita akan merasakan beberapa gejala ini, sakit kepala, pembengkakan kelenjar getah bening, rasa lelah,demam, penyusutan bobot tubuh, kerontokan rambut serta rasa ngilu pada persendian. Gejala-gejala ini dapat hilang dengan sendirinya tanpa pengobatan, namun sebaiknya pengobatan tetap dilakukan untuk menghentikan infeksi.

Single content advertisement top

3. Sifilis laten
Fase ketiga sifilis adalah sifilis laten atau fase tersembunyi. Biasanya tidak menimbulkan gejala apapun, padahal Anda dalam kondisi aktif menderita sifilis. Pada fase ketiga ini, gejala fase kedua dapat muncul kembali atau penderita akan berada pada fase non aktif ini selama bertahun-tahun sebelum berlanjut ke fase terakhir.

4. Sifilis tertiary
Fase terakhir dari sifilis adalah fase tertiary yang pasti dialami oleh orang yang tidak menjalani pengobatan apapun untuk kondisinya. Kondisi sifilis yang paling serius ini dapat menyebabkan kebutaan, hilangnya indera pendengaran, penyakit mental, hilang ingatan, rusaknya jaringan lunak dan tulang. Atau menderita penyakit saraf seperti stroke atau meningitis infeksi neuro sifilis atau infeksi saraf tulang belakang atau otak, penyakit jantung, bahkan kematian.
Jika terdapat gejala seperti gejala sifilis, segera lakukan pemeriksaan ke dokter agar tidak terjadi komplikasi serius.

 

Sumber : Merdeka.com

Berita Terkait : Bahaya Santap Tomat Berlebihan

Kesehatan , Deteksi Penyakit Sifilis , Tahapan Penyakit Sifilis

Don't miss the stories followPortal Berita & Gosip Terbaru and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in
bahaya-santap-tomat-berlebihan

Bahaya Santap Tomat Berlebihan

rumput-laut-bahan-antibiotik-generasi-baru

Rumput Laut, Bahan Antibiotik Generasi Baru?

Related posts
Your comment?
Leave a Reply