Gigi Tumbuh Berjejal Atau Jarang? Bisa Jadi karena Faktor Keturunan

104 Viewed admin1 0 respond
Gigi Tumbuh Berjejal Atau Jarang? Bisa Jadi karena Faktor Keturunan
Gigi Tumbuh Berjejal Atau Jarang? Bisa Jadi karena Faktor Keturunan

infokuberita.com – Setiap orang memiliki posisi gigi yang berbeda-beda, misalnya ada yang giginya tumbuh berjejal atau jarang-jarang. Nah, posisi gigi seseorang ternyata juga dipengaruhi faktor genetik atau keturunan lho.

Seperti penuturan drg Irayani Queencyputri dari Hendra Hidayat Dental Center (HHDC), gigi berjejal atau jarang-jarang terjadi karena faktor turunan. Faktor tersebut dikatakannya bisa memengaruhi ukuran gigi maupun tulang rahang.

Dokter yang akrab disapa disapa drg Rara ini memberi contoh orang tua yang memiliki gigi rapi, namun sang ibu punya gigi dan rahang kecil sementara si ayah punya gigi dan rahang yang besar. Nantinya, sang anak bisa memiliki gen rahang kecil dari sang ibu sementara ukuran giginya bisa mengikuti si ayah. Akibatnya, gigi anak bisa tumbuh berjejal.

“Bisa juga sebaliknya, anak ‘ngambil’ rahang yang besar milik ayahnya dan gigi kecil milik ibunya, jadi gigi terlihat jarang-jarang,” ucap drg Rara kepada detikHealth usai Live Chat yang digelar detikForum dan detikHealth di kantor detikcom, Jl Warung Jati Barat, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Single content advertisement top
Gigi Tumbuh Berjejal Atau Jarang? Bisa Jadi karena Faktor Keturunan

Gigi Tumbuh Berjejal Atau Jarang? Bisa Jadi karena Faktor Keturunan

“Jadi sebenarnya gigi berjejal bukan karena gigi dewasa tumbuh lebih besar dari gigi susu. Namun itu karena ukuran gigi dan rahang yang berbeda. Gigi dewasa itu pasti lebih besar daripada gigi susu karena menyesuaikan dengan usia,” kata drg Rara.

Beberapa waktu lalu, drg Dwi Anie Lestari, SpOrt dari pengurus Ikatan Ortodontis Indonesia (IKORTI) Komda Jaya, mengatakan renggangnya gigi susu pada anak, terutama balita menunjukkan perkembangan gigi dan mulutnya yang baik. Sebab, pada dasarnya setelah tumbuh, gigi tidak akan bertambah besar.

“Saat gigi susu tumbuh dengan ukuran segitu, ya ukurannya bakal segitu. Nah, sebenarnya yang tumbuh itu rahang. Sehingga saat rahangnya membesar, giginya terlihat jarang. Dulunya gigi anak rapat kok jadi renggang, itu berarti bagus,” terang drg Dwi.

berita terkait: Punya Anak Gemuk Memang Lucu, Tapi Ketahui Juga Risiko Bahayanya

sumber: detik.com

Don't miss the stories followPortal Berita & Gosip Terbaru and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in
Punya Anak Gemuk Memang Lucu, Tapi Ketahui Juga Risiko Bahayanya

Punya Anak Gemuk Memang Lucu, Tapi Ketahui Juga Risiko Bahayanya

Frekuensi Nafas Anak Cepat, Bisa Jadi Itu Gejala Pneumonia

Related posts
Your comment?
Leave a Reply