Bawaslu sebut kampanye negatif picu konflik horizontal

23 Viewed admin1 0 respond
Bawaslu sebut kampanye negatif picu konflik horizontal
Bawaslu sebut kampanye negatif picu konflik horizontal

infokuberita.comBadan Pengawas Pemilu (Bawaslu) meminta kepada relawan dua pasang calon di Pilgub DKI putaran kedua agar tidak melakoni kampanye hitam maupun negatif. Pasalnya, hal itu dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

“Kampanye negatif tujuannya kan menaikkan citra mereka dan menjelekkan yang lain, kampanye hitam juga mengarah hal yang sama yaitu negatif, adu domba dan fitnah,” ujar Ketua Bawaslu DKI Jakarta dalam acara diskusi di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (1/4).

Bawaslu berbeda pendapat dengan KPUD yang memperbolehkan kampanye negatif asal sesuai fakta yang ada. Kendati isu yang dilempar dan digunakan sebagai kampanye hitam adalah fakta, namun dinilai Bawaslu mampu memicu konflik horizontal.

Single content advertisement top

“Bawaslu mengimbau pada kedua paslon relawan, sebaiknya menghindari dua hal tersebut, meski fakta,” tambahnya

Bawaslu sebut kampanye negatif picu konflik horizontal

Bawaslu sebut kampanye negatif picu konflik horizontal

“Meski itu fakta yang terjadi hari ini, tapi itu merupakan kampanye negatif yang merugikan salah satu paslon dan meresahkan masyarakat,” tambahnya.

Untuk itu, di sisa masa kampanye Pilgub DKI putaran kedua ini, Bawaslu berharap agar dua pasang calon untuk adu program.

“Adu program clear fakta, kalau ada kritik ya mangga, asal jelas atas kualitas program tersebut,” tandasnya.

berita terkait: Timses Ahok soal kampanye negatif: Yang paling jahat itu isu SARA

sumber: merdeka.com

Don't miss the stories followPortal Berita & Gosip Terbaru and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Timses Ahok soal kampanye negatif: Yang paling jahat itu isu SARA

Timses Ahok soal kampanye negatif: Yang paling jahat itu isu SARA

Temui JK, Ketum MUI Usulkan Digelar Dialog Nasional

Temui JK, Ketum MUI Usulkan Digelar Dialog Nasional

Related posts
Your comment?
Leave a Reply