Ahok: Apa pun yang Dituntut Jaksa, Saya Ikhlas

196 Viewed admin5 0 respond
Ahok: Apa pun yang Dituntut Jaksa, Saya Ikhlas
Ahok: Apa pun yang Dituntut Jaksa, Saya Ikhlas

infokuberita.com – Ahok: Apa pun yang Dituntut Jaksa, Saya Ikhlas – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok kembali menjalani sidangnya Kamis ini terkait kasus dugaan penistaan agama. Sidang yang digelar di Kementerian Pertanian (Kementan) itu akan beragendakan pembacaan tuntutan oleh jaksa penuntut umum (JPU).

“Ikhlas apa pun yang dituntut oleh jaksa penuntut umum. Yang pasti selesai baca tuntutan saya kembali ke kantor, Balai Kota, untuk kerja,” kata dia di Kantor DPP Partai Nasdem, Jakarta, Rabu, 19 April 2017.

Apa pun tuntutan yang akan dibacakan JPU pada sidang ke-20 itu, Ahok mengaku sabar dan pasrah.  “Makanya, ini kan takdir hidup orang kan semua di tangan Tuhan. Saya besok akan jalanin dengan sabar,” ujar dia.

Namun sebelum mengikuti sidang, ia memastikan, dirinya terlebih dahulu akan mampir ke kantor alias Balai Kota. Tujuannya adalah untuk mendengarkan aduan warga yang memang kerap dilakukannya setiap pagi.

“Pasti saya ke Balai Kota dulu, kasihan orang-orang yang nunggu. Besok ke Balai Kota dulu nyelesaikan ketemu masyarakat, kerjaan, baru berangkat (sidang) seperti biasalah,” ucap Ahok.

Single content advertisement top
Ahok: Apa pun yang Dituntut Jaksa, Saya Ikhlas

Ahok: Apa pun yang Dituntut Jaksa, Saya Ikhlas

Sebelumnya, sidang tuntutan terhadao Ahok yang dijadwalkan berlangsung Selasa 11 April 2017 ditunda. Majelis Hakim Pengadilan Jakarta Utara yang diketuai Dwiarso memutuskan untuk menunda hingga 20 April karena jaksa penuntut umum (JPU) belum siap dengan berkas tuntutan.

“Sidang tuntutan akan digelar 20 April,” ujar Dwiarso di persidangan, Gedung Auditorium Kementerian Pertanian, Selasa, 11 April 2017.

Jaksa Agung Muda Pidana Umum Noor Rachmad menilai wajar jaksa penuntut umum (JPU) di sidang kasus dugaan penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok belum merampungkan berkas tuntutannya. Menurut dia, waktu yang diberikan hakim selama sepekan dianggap terlalu singkat untuk menyusun dakwaan.

“Namanya membuat surat tuntutan (Ahok) itu harus komprehensif, semua segi dipertimbangkan. Waktu yang hanya seminggu bukanlah waktu yang cukup,” ujar Noor Rachmad di kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa, 11 April 2017.

sumber : Liputan6

berita terkait : Warga Madura Ditangkap di TPS Kawasan Klender

berita dalam negri , Ahok , Sidang , JPU , Jaksa Agung Muda Pidana Umum Noor Rachmad , Gedung Auditorium Kementerian Pertanian , Balai Kota , DPP Partai Nasdem , Kementerian Pertanian , sidang ke-20

Don't miss the stories followPortal Berita & Gosip Terbaru and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Warga Madura Ditangkap di TPS Kawasan Klender

Warga Madura Ditangkap di TPS Kawasan Klender

Sudah Selesai, Pilkada DKI 2017 Tak Usah Dibawa Baper

Related posts
Your comment?
Leave a Reply