5 Jenis Obat yang Dapat Turunkan Kemampuan Libido

474 Viewed admin4 0 respond
5-jenis-obat-yang-dapat-turunkan-kemampuan-libido
5-jenis-obat-yang-dapat-turunkan-kemampuan-libido

Infokuberita.com – Lebih dari satu juta orang mengonsumsi viagra guna memperbaiki dorongan seks yang bobrok. Dan viagra adalah salah satu obat terbaik untuk meningkatkan libido.

Namun, di luar sana pun ada obat-obatan tertentu yang justru dapat memengaruhi kehidupan intim seseorang. Sifat yang terkandung di dalam obat-obatan itu tidak bekerja sesuai yang diharapkan.

Xanax, metoprolol, propranolol adalah jenis obat-obatan penyebab kinerja seorang pria di atas ranjang berkurang.

Berikut jenis obat-obatan yang dapat membunuh libido seorang pria dikutip dari situs Boldsky, Rabu (12/8/2015)

1. Obat antidepresi

Single content advertisement top

Obat antidepresi seperti Prozac dan Zoloft adalah pembunuh libido. Namun, jika seseorang tetap sehat dan aktif selama mengonsumsi obat ini, berarti manjur di tubuh orang tersebut.

2. Obat saraf

Ada obat-obatan tertentu yang digunakan mengobati masalah saraf. Obat-obatan ini membantu menenangkan saraf, namun juga mengurangi libido.

3. Pil KB

Kontrasepsi oral dapat menurunkan kadar hormon seks, termasuk testosteron. Tentu dapat memengaruhi libido.

4. Obat prostat

Obat ini memengaruhi hubungan intim karena mencegah testosteron untuk aktif.

5. Obat alergi

Jika Anda memiliki alergi dan mengonsumsi obat yang mengandung antihistamin dapat memengaruhi kehidupan ranjang seseorang. Konsumsi obat ini untuk jangka pendek saja

 

Sumber : Liputan6

Berita Terkait : Keunggulan Kelor Dibandingkan Tanaman Lain

Kesehatan , Obat Penurun Libido , Kualitas Libido

Don't miss the stories followPortal Berita & Gosip Terbaru and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in
keunggulan-kelor-dibandingkan-tanaman-lain

Keunggulan Kelor Dibandingkan Tanaman Lain

kejar-mutu-proses-produksi-harus-ditingkatkan

Kejar Mutu, Proses Produksi Harus Ditingkatkan

Related posts
Your comment?
Leave a Reply